MUSIK KARAWITAN JAWA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI KELURAHAN KAGOK KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL

Annisa Oktawati, Arif Rakhman, Khodijah Khodijah

Sari


Latar Belakang: Peningkatan populasi lansia di Indonesia dapat menimbulkan berbagai permasalahan terkait aspek medis, psikologis, ekonomi, dan sosial. Seiring dengan permasalahan yang dialami lansia, juga berdampak terhadap penurunan kualitas hidup lansia. Berbagai  hal  dapat  dilakukan  untuk  meningkatkan  kualitas hidup lansia,  salah  satunya  dengan menggunakan musik karawitan jawa sebagai alternatif teknik terapi.

Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian musik karawitan jawa terhadap kualitas hidup lansia di Desa Kagok Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal.

Metode: Merupakan penelitian quasi eksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post test Design. Penentuan sampel menggunakan analisis kategorik berpasangan dengan jumlah sampel 16 lansia. Lansia diminta untuk mengisi kuesioner tentang kualitas hidup kemudian selama 3 hari berturut-turut diperdengarkan musik karawitan jawa kutut manggung selama 30 menit. Setelah 3 hari dilakukan pengisian kuesioner kembali. Analisis data menggunakan wilcoxon test karena data tidak terdistribusi normal.

Hasil: Menunjukkan perubahan skor kualitas hidup sebelum dan sesudah diberikan musik karawitan jawa yaitu dari 1,38 menjadi 2,00 dengan p value 0,002 (p value < 0,005). Hasil uji statistik menunjukan adanya perbedaan kualitas hidup lansia sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.

Kesimpulan: Musik karawitan jawa mampu meningkatkan kualitas hidup lansia. Pemberian musik karawitan jawa dapat menjadi landasan pengembangan ilmu keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan gerontik yaitu sebagai intervensi mandiri dalam mengatasi masalah yang terjadi pada lansia.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Komariyah, L. (2016). Pengaruh musik angklung terhadap kualitas hidup wanita lanjut usia. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(1), 10-15.

Infodatin. (2016). Situasi lanjut usia (Lansia) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.

Salamah.(2005). Kondisi psikis dan alternatif penanganan masalah kesejahteraan sosial lansia di Panti Wredha. Jurnal PKS, 11:55 – 61.

Departemen Sosial RI. (2002) Lanjut Usia dalam Data dan Informasi. Jakarta: DBPSLU.

Yuliati, A., Baroya, N., & Ririanty, M. (2014). Perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di komunitas dengan di pelayanan sosial lanjut usia. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, Vol. 2 (1).

Saing, S.K. (2007). Pengaruh Musik Klasik terhadap Penurunan Tekanan Darah. [Tesis]. Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Lee, A.Y. & Choi, K.Y. (2007). The effect of music participation on quality of life of elderly people. Poster Presentasion, p.27.

Djohan. 2006. Terapi musik, teori dan aplikasi. Yogyakarta: Penerbit Galangpress.

Dharma, K.K. (2011). Metodologi penelitian keperawatan panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Jakarta: Trans Info Media.

Moons, P., Marquet, K., Budts, W., & De Geest , S. (2004). Validity, rehabilitee, and responsiveness of the schedule for the evaluation of Individual quality of life – direct weighting (SEIQoL-DW) in Congenital Heart Disease. Health and Quality of Life Outcomes.

Rugerri, M., Warner, R., Bisoffi, G., & Fontecedro, L. (2001). Subjective and objective dimensions of quality of life in psychiatric patients: A factor analytical approach. British Journal of Psychiatry. 178: 168-175.

Rohmah, A.I.N., Purwaningsih., & Bariyah, K. (2012). Kualitas hidup lanjut usia. Jurnal Keperawatan, 3(2): 120-132.

Nenk. (2010). Masalah kesehatan jiwa pada lanjut usia. http://www.epsikologi.com/epsi/lanjutusia_detail.asp?id=182.

Wendy, L., dkk. (2002). The effect of music therapy on mood state in neurological patients: A pilot study. Journal of Music Therapy XXXIX American Music Therapy.

Purwadi. (2006). Seni karawitan jawa ungkapan keindahan dalam musik gamelan. Jogjakarta: Hanan Pustaka.

http://digilib.itb.ac.id/gdl..php?mod:browse&op:read&id=jbptitbpp_gdl_finedwinit_32561

Firdawati, F., & Riyadi, S. (2104). Hubungan terapi musik keroncong dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 5(02): 155-162).

Hidayat. (2006). Terapi musik teori dan aplikasi. Cetakan 1. Jogjakarta: Galang Press.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


p-ISSN : 2088-4435

e-ISSN : 235-53863